Because Life is Like Riding Bicycle 

Katanya sih begitu. Mungkin karena seluruh tubuh kita bergerak, dan kita berkonsentrasi dan menikmati pemandangan. 

Saya suka bersepeda. Dengan bersepeda saya bisa menikmati pemandangan sekitar dalam jarak yang tidak dekat dekat amat tapi tidak jauh jauh amat. Bersepeda membuat orang mampu memperhatikan lingkungan di sekitarnya, karena kecepatan rata rata bersepeda jauh lebih rendah dari kendaraan bermotor. Manusia pun lebih optimal dalam memperhatikan segala hal yang ada di jalur perjalanannya,  kira kira begitu kata Ahmad Arif dalam buku Melihat Indonesia dari Sepeda, buku yang sampai sekarang masih dipinjam teman dan belum dikembalikan (huh, benci aku! 😤) 

Sewaktu sedang gila-gilanya bersepeda, saya biasa mengayuh sejauh 40 kilometer bersama teman-teman kantor sesama pengguna sepeda. Tak jarang kami menempuh jarak hingga 80 km seharian. Gempor?  Pasti. Paha nan kencang tanpa gegoleran lemak pun menjadi semacam bukti haqiqi akan hobi saya satu ini. Tentunya cedera ligamen nan menahun 3 tahun terakhir ini adalah penghalang besar yang menghambat hobi bersepeda saya.

Inilah sosok sepeda yang saya gunakan saat ini. Mosso 2670 TB lansiran 2014. Butuh kira kira sepuluh hari untuk merakit nya. Bukan, bukan karena spare part nya yang susah dicari. Saya saja yang memang usil mencari printilan printilan sepeda yang jumlahnya seabrek itu. Tapi yaudahgapapa, hitung hitung itu hiburan akhir bulan. Malah bisa dibilang itu 10 hari paling menyenangkan dalam hidup saya.

Dan saya senang bersepeda karena katanya bisa mengurangi polusi. Ya bagaimana tidak mengurangi polusi kalau yang dihasilkan hanya keringat dan cucuran peluh. Dan katanya, katanya sih (kata buku Ahmad Arif itu) sepeda merupakan alat transportasi yang hemat ruang. Satu sepeda hanya mengambil 1/3 ruangan kendaraan bermotor. Saya jadi membayangkan, coba kalau penduduk Jakarta memakai sepeda atau trans Jakarta atau kereta api tut tut tut siapa hendak turut, mungkin tidak perlu ada debat pilkadal yang bertele tele dan mengotori linimasa saya yang sedang ramai membagi foto foto dari pb Misa, huh! 😤
Saya juga senang bersepeda karena:

Bicycle ride 

Futari no jitensha 

Aitakatta 

Everyday kachuusha 

Iiwake maybe

Hashire bicycle 

Silent majority 

Semuanya mengandung unsur bersepeda.

走れ、ゆいぽん!

Iya, balik balik nya ya ke sini juga sih. 

Namanya juga namanya. 

BGM: Na Mo Naki Shiroi Hana wa Kie Iku – predia. 

Cemilan: Susu Ultra Full Cream.

Advertisements

Author: manusiaplanetnamec

Manusia biasa yang menjalani hidup yang tidak biasa

2 thoughts on “Because Life is Like Riding Bicycle ”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s